Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Hazard: Pengertian dan Jenis Potensi Bahaya Physical

Hazard: Pengertian dan Jenis Potensi Bahaya Physical - bahaya fisik adalah suatu kondisi atau situasi yang dapat membahayakan kesehatan dan keselamatan manusia, lingkungan, dan properti. Bahaya fisik termasuk kedalam potensi bahaya (hazard) yang paling umum dan akan hadir di sebagian besar tempat kerja, sesederhana cidera ringan ataupun penyakit merupakan contoh dari bahaya fisik.

Bahaya fisik dapat terjadi di berbagai tempat, baik di rumah, tempat kerja, maupun di tempat umum. Bahaya ini paling mudah untuk diidentifikasi tempatnya tetapi sering terabaikan karena sudah dipandang dengan situasi demikian (contohnya seperti kabel tak terawat, sambungan terkelupas ataupun bocoran air).

Kadang hal-hal seperti itu seringkali kita anggap biasa dan cenderung membiarkan (tidak dianggap sebagai bahaya) namun bahaya ini sewaktu waktu dapat mengintai anda di tempat kerja.

Bahaya fisik sering dikaitkan dengan sumber energi yang tidak terkendali.

Beberapa contoh bahaya fisik  yang berasal dari sumber energi yang tidak terkendali meliputi api, listrik, peumatik, hidrolik.

Contoh Bahaya Fisik

Api

Hazard: Pengertian dan Jenis Potensi Bahaya Physical

Api adalah bahaya fisik yang paling sering terjadi di sekitar kita. Api dapat terjadi di mana saja, baik di rumah, tempat kerja, maupun di tempat umum. Api dapat menyebabkan bahaya karena sifat alaminya yang dapat menyebabkan kerusakan dan bahaya kebakaran.

  Penyebab terjadinya bahaya api: 

  • Kebocoran listrik atau korsleting listrik yang dapat menyebabkan percikan api dan menyebabkan kebakaran
  • Penggunaan alat-alat yang tidak aman
  • Kelalaian manusia misalanya ketika memasak atau merokok
  • Penggunaan bahan bakar yang tidak benar atau kelebihan kapasitas pada peralatan yang menggunakan bahan bakar seperti gas, minyak, dan bahan bakar padat
  • Pemeliharaan dan perawatan yang tidak tepat pada peralatan atau sistem listrik yang dapat menghasilkan panas berlebihan dan memicu kebakaran.

  Cara mencegah bahaya api  

  • Pastikan bahwa instalasi listrik di rumah atau tempat kerja sudah sesuai dengan standar keselamatan. Jangan biarkan kabel listrik terkelupas atau terlihat tidak aman. 
  • Periksa alat-alat elektronik secara rutin untuk memastikan bahwa tidak ada kerusakan pada kabel atau bagian lainnya. 
  • Pastikan bahwa setiap orang yang berada di rumah atau tempat kerja mengetahui cara menggunakan alat pemadam api dan tahu di mana alat pemadam api disimpan.

Listrik

Hazard: Pengertian dan Jenis Potensi Bahaya Physical

Bahaya listrik juga merupakan bahaya fisik yang sering terjadi di sekitar kita. 

  Penyebab terjadinya bahaya listrik:  

  • Kabel yang terkelupas
  • Kebocoran listrik/korsleting
  • Alat elektronik yang tidak aman 
  • Pemakaian peralatan listrik yang tidak benar. 
  • Menggunakan peralatan listrik yang tidak sesuai dengan spesifikasi atau kapasitasnya.
  • Tidak mematikan aliran listrik pada saat melakukan perbaikan atau perawatan peralatan.
  • Pemasangan kabel atau peralatan yang salah dan tidak sesuai standar keselamatan listrik

  Cara mencegah bahaya listrik  

  • Pastikan bahwa instalasi listrik di rumah atau tempat kerja sudah sesuai dengan standar keselamatan. Jangan biarkan kabel listrik terkelupas atau terlihat tidak aman. 
  • Periksa alat-alat elektronik secara rutin untuk memastikan bahwa tidak ada kerusakan pada kabel atau bagian lainnya. 
  • Pastikan bahwa setiap orang yang berada di rumah atau tempat kerja mengetahui cara menggunakan saklar listrik dan tahu di mana saklar listrik terletak.
Bahaya listrik dapat menyebabkan luka bakar, kejang otot, hingga kematian.

Pneumatik

Hazard: Pengertian dan Jenis Potensi Bahaya Physical

Sistem pneumatik memiliki beberapa bahaya fisik yang harus diperhatikan. 

  Penyebab terjadinya bahaya pneumatik  

  • Ledakan silinder atau pipa. Hal ini dapat terjadi jika terdapat tekanan udara yang terlalu tinggi dalam sistem, atau jika terdapat kebocoran pada sistem pneumatik. Bahaya ledakan ini dapat menyebabkan cedera serius atau bahkan kematian.
  • Selain bahaya ledakan, sistem pneumatik juga dapat menghasilkan suara yang sangat keras, yang dapat menyebabkan masalah pendengaran pada pekerja yang terpapar suara tersebut.
  • Sistem pneumatik yang bergerak dengan kecepatan tinggi dapat menyebabkan cedera pada pekerja jika tidak dioperasikan dengan benar.

  Cara mencegah bahaya Pneumatik  

  • Pastikan bahwa sistem pneumatik diinstal dan dioperasikan sesuai dengan standar keselamatan yang ditetapkan. 
  • Pastikan bahwa tekanan udara dalam sistem tidak melebihi batas yang ditetapkan, dan tidak ada kebocoran pada sistem.
  • Pastikan bahwa pekerja yang berada di sekitar sistem pneumatik dilengkapi dengan alat pelindung diri yang sesuai, seperti kacamata pelindung atau alat pelindung telinga.
  • Pastikan bahwa pekerja yang bertanggung jawab atas operasi sistem pneumatik telah dilatih dengan baik dan memahami risiko yang terkait dengan sistem tersebut.

Hidrolik

Hazard: Pengertian dan Jenis Potensi Bahaya Physical

Sistem hidrolik merupakan salah satu jenis sistem penggerak yang sering digunakan dalam industri dan konstruksi. Sistem hidrolik menggunakan minyak hidraulik sebagai fluida penggerak untuk menggerakkan komponen seperti silinder dan motor hidrolik.

  Penyebab terjadinya bahaya hidrolik  

Salah satu bahaya fisik utama dari sistem hidrolik adalah kebocoran minyak hidraulik. Kebocoran minyak hidraulik dapat menyebabkan slip dan jatuh pada lantai yang licin, atau dapat menyebabkan kebakaran jika minyak hidraulik mengenai permukaan yang panas atau terkena api.

Selain bahaya kebocoran, sistem hidrolik juga dapat menyebabkan bahaya fisik lainnya. Komponen sistem hidrolik yang bergerak dengan kecepatan tinggi dapat menyebabkan cedera pada pekerja jika tidak dioperasikan dengan benar. 

Selain itu, tekanan yang terkandung dalam sistem hidrolik dapat menyebabkan ledakan atau kerusakan pada komponen jika tidak dioperasikan dengan benar.

  Untuk mencegah kebocoran minyak hidraulik, ada beberapa hal yang harus dilakukan:  

  • Pastikan bahwa sistem hidrolik diinstal dan dioperasikan sesuai dengan standar keselamatan yang ditetapkan. 
  • Pastikan bahwa semua selang dan konektor yang terkait dengan sistem hidrolik telah dipasang dengan benar dan diikat dengan kuat.
  • Pastikan juga bahwa tekanan dalam sistem tidak melebihi batas yang ditetapkan. 
  • Pastikan bahwa minyak hidraulik yang digunakan dalam sistem adalah jenis minyak yang sesuai dan berkualitas tinggi. 
  • Pastikan bahwa sistem hidrolik diawasi secara teratur untuk mendeteksi kemungkinan kebocoran atau kerusakan pada komponen.

Post a Comment for "Hazard: Pengertian dan Jenis Potensi Bahaya Physical"